{"version":1,"pages":[{"id":"TxHnRvpBnUJrTsuzqka4","title":"Cover","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"D4mW5R6aAPC3fkQBA7Hd","title":"Tim Redaksi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/tim-redaksi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"XqxLtBZjbnS0jVXb2af8","title":"Kata Pengantar","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/kata-pengantar","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"uCQ1AYIJbj9BSMi05KgQ","title":"Sambutan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara - Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/kata-sambutan/sambutan-kepala-badan-siber-dan-sandi-negara-letjen-tni-purn-hinsa-siburian","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"Kata Sambutan"}]},{"id":"N7l1tKGRreYRtMQZlatl","title":"Sambutan Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi - Mayjen TNI Dominggus Pakel, S.Sos. M.M.S.I","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/kata-sambutan/sambutan-deputi-bidang-operasi-keamanan-siber-dan-sandi-mayjen-tni-dominggus-pakel-s.sos.-m.m.s.i","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"Kata Sambutan"}]},{"id":"7Y1qSHF72kFnsvox7B5g","title":"Prakata - Direktur Operasi Keamanan Siber - Andi Yusuf, M.T.","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/prakata/prakata-direktur-operasi-keamanan-siber-andi-yusuf-m.t.","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"Prakata"}]},{"id":"Dlo1sRGACosTBQJ0bTkC","title":"Direktur Politeknik Siber dan Sandi Negara - Marsekal Pertama TNI R. Tjahjo Khurniawan S.T, M.Si","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/prakata/direktur-politeknik-siber-dan-sandi-negara-marsekal-pertama-tni-r.-tjahjo-khurniawan-s.t-m.si","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"Prakata"}]},{"id":"T6RLdJu2bHwyaq0h8VCH","title":"Ringkasan Eksekutif","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/ringkasan-eksekutif","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"lvFsDpH5WJ7lIt8iJVSO","title":"BAB I. Latar Belakang","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-i.-latar-belakang","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","description":""},{"id":"OJtsGmsETW9OiNge2zOh","title":"A. Lanskap Keamanan Siber Indonesia","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-i.-latar-belakang/a.-lanskap-keamanan-siber-indonesia","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB I. Latar Belakang"}]},{"id":"YZ5R5HVOrSX0syKkyn4D","title":"B. Tren Kerentanan Sistem Elektronik Instansi Pemerintah di Indonesia","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-i.-latar-belakang/b.-tren-kerentanan-sistem-elektronik-instansi-pemerintah-di-indonesia","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB I. Latar Belakang"}]},{"id":"0pibREIRjXaQRDz8wTCZ","title":"C. Urgensi Manajemen Kerentanan di Indonesia","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-i.-latar-belakang/c.-urgensi-manajemen-kerentanan-di-indonesia","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB I. Latar Belakang"}]},{"id":"Pd86ejLjkSSJqOuKIGbO","title":"BAB II. Dasar Hukum Keamanan Sistem Elektronik","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-ii.-dasar-hukum-keamanan-sistem-elektronik","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"oFzhcOo3coDw3FDsXLma","title":"Dasar Hukum Keamanan Sistem Elektronik","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-ii.-dasar-hukum-keamanan-sistem-elektronik/dasar-hukum-keamanan-sistem-elektronik","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB II. Dasar Hukum Keamanan Sistem Elektronik"}]},{"id":"INxpCPkxHItktjGDSAYN","title":"BAB III. Kerangka Kerja Manajemen Kerentanan di Indonesia","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-iii.-kerangka-kerja-manajemen-kerentanan-di-indonesia","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"A8l9CoULAiY6hnwsHm0d","title":"A. Kerangka Kerja Manajemen Kerentanan di Indonesia","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-iii.-kerangka-kerja-manajemen-kerentanan-di-indonesia/a.-kerangka-kerja-manajemen-kerentanan-di-indonesia","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB III. Kerangka Kerja Manajemen Kerentanan di Indonesia"}]},{"id":"PTlvL4AKaD73sEfs4WUD","title":"B. Kolaborasi Manajemen Kerentanan pada Tingkat Nasional","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-iii.-kerangka-kerja-manajemen-kerentanan-di-indonesia/b.-kolaborasi-manajemen-kerentanan-pada-tingkat-nasional","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB III. Kerangka Kerja Manajemen Kerentanan di Indonesia"}]},{"id":"Cr6pl5yLyxH4QuDDHJhm","title":"C. Peran Setiap Pemangku Kepentingan pada Manajemen Kerentanan Tingkat Nasional","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-iii.-kerangka-kerja-manajemen-kerentanan-di-indonesia/c.-peran-setiap-pemangku-kepentingan-pada-manajemen-kerentanan-tingkat-nasional","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB III. Kerangka Kerja Manajemen Kerentanan di Indonesia"}]},{"id":"CLeFpLmAOmRDblBZ0X52","title":"BAB IV. Benchmark Organisasi dan Tata Kelola Terkait Manajemen Kerentanan","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-iv.-benchmark-organisasi-dan-tata-kelola-terkait-manajemen-kerentanan","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"V5bZnmltNcURyAeoG6F0","title":"A. Benchmark Organisasi dalam Praktik Manajemen Kerentanan","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-iv.-benchmark-organisasi-dan-tata-kelola-terkait-manajemen-kerentanan/a.-benchmark-organisasi-dalam-praktik-manajemen-kerentanan","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB IV. Benchmark Organisasi dan Tata Kelola Terkait Manajemen Kerentanan"}]},{"id":"UyoQEuyH9hFk2jXxUZZX","title":"B. Standar Internasional dan Panduan Praktik Tata Kelola Manajemen Kerentanan","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-iv.-benchmark-organisasi-dan-tata-kelola-terkait-manajemen-kerentanan/b.-standar-internasional-dan-panduan-praktik-tata-kelola-manajemen-kerentanan","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB IV. Benchmark Organisasi dan Tata Kelola Terkait Manajemen Kerentanan"}]},{"id":"n7XfzAQS6qn6t1zB5Znl","title":"BAB V. Siklus Manajemen Kerentanan di Indonesia","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-v.-siklus-manajemen-kerentanan-di-indonesia","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"DJZnuRuuHK2zOWTu7psQ","title":"A. Gambaran Umum Program Manajemen Kerentanan","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-v.-siklus-manajemen-kerentanan-di-indonesia/a.-gambaran-umum-program-manajemen-kerentanan","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB V. Siklus Manajemen Kerentanan di Indonesia"}]},{"id":"GHlfG7sQFLp4PsUuHE47","title":"B. Tahap Identifikasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-v.-siklus-manajemen-kerentanan-di-indonesia/b.-tahap-identifikasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB V. Siklus Manajemen Kerentanan di Indonesia"}]},{"id":"XOMgGHVicr4mZEQDv6ck","title":"C. Tahap Prioritisasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-v.-siklus-manajemen-kerentanan-di-indonesia/c.-tahap-prioritisasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB V. Siklus Manajemen Kerentanan di Indonesia"}]},{"id":"k4Wi4ldFS7ivyP2NDEPx","title":"D. Tahap Penanganan","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-v.-siklus-manajemen-kerentanan-di-indonesia/d.-tahap-penanganan","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB V. Siklus Manajemen Kerentanan di Indonesia"}]},{"id":"mwYbgh6DFKHvN8hBNhdl","title":"E. Tahap Verifikasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-v.-siklus-manajemen-kerentanan-di-indonesia/e.-tahap-verifikasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB V. Siklus Manajemen Kerentanan di Indonesia"}]},{"id":"lHLyvsffsBEdugfFtggG","title":"F. Tahap Evaluasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-v.-siklus-manajemen-kerentanan-di-indonesia/f.-tahap-evaluasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB V. Siklus Manajemen Kerentanan di Indonesia"}]},{"id":"YiAb8jvA9QrXJoVBomfR","title":"BAB VI. Strategi Penerapan Manajemen Kerentanan pada Organisasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vi.-strategi-penerapan-manajemen-kerentanan-pada-organisasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"JT7jwS6Pc1IgrIcV6XWB","title":"Strategi Penerapan Manajemen Kerentanan pada Organisasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vi.-strategi-penerapan-manajemen-kerentanan-pada-organisasi/strategi-penerapan-manajemen-kerentanan-pada-organisasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VI. Strategi Penerapan Manajemen Kerentanan pada Organisasi"}]},{"id":"Rs5OqQhCq8ghhLp67M4x","title":"A. Tahap Identifikasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vi.-strategi-penerapan-manajemen-kerentanan-pada-organisasi/a.-tahap-identifikasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VI. Strategi Penerapan Manajemen Kerentanan pada Organisasi"}]},{"id":"HPlyQaGo1wERJOcVaesi","title":"B. Tahap Prioritisasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vi.-strategi-penerapan-manajemen-kerentanan-pada-organisasi/b.-tahap-prioritisasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VI. Strategi Penerapan Manajemen Kerentanan pada Organisasi"}]},{"id":"hHK9Rv7QMHjwf86LIZhy","title":"C. Tahap Penanganan","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vi.-strategi-penerapan-manajemen-kerentanan-pada-organisasi/c.-tahap-penanganan","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VI. Strategi Penerapan Manajemen Kerentanan pada Organisasi"}]},{"id":"6083fMiKK6YyeQbZbMJk","title":"D. Tahap Verifikasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vi.-strategi-penerapan-manajemen-kerentanan-pada-organisasi/d.-tahap-verifikasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VI. Strategi Penerapan Manajemen Kerentanan pada Organisasi"}]},{"id":"xhlHjY8OrYIrffUXLaYz","title":"E. Tahap Evaluasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vi.-strategi-penerapan-manajemen-kerentanan-pada-organisasi/e.-tahap-evaluasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VI. Strategi Penerapan Manajemen Kerentanan pada Organisasi"}]},{"id":"NqXIHp3RCQDt8abmhRAZ","title":"BAB VII. Pengembangan Bakat Terkait Manajemen Kerentanan","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vii.-pengembangan-bakat-terkait-manajemen-kerentanan","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"4LRxEzF6TW53TRe4GZNd","title":"A. Peta Okupasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vii.-pengembangan-bakat-terkait-manajemen-kerentanan/a.-peta-okupasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VII. Pengembangan Bakat Terkait Manajemen Kerentanan"}]},{"id":"DQTX5o1BWiBHyJrPWKAI","title":"B. Kursus/sertifikasi Terkait","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vii.-pengembangan-bakat-terkait-manajemen-kerentanan/b.-kursus-sertifikasi-terkait","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VII. Pengembangan Bakat Terkait Manajemen Kerentanan"}]},{"id":"IU33xYstRAjQAwxcNTJc","title":"C. Kode Etik Pegiat Keamanan Siber","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-vii.-pengembangan-bakat-terkait-manajemen-kerentanan/c.-kode-etik-pegiat-keamanan-siber","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VII. Pengembangan Bakat Terkait Manajemen Kerentanan"}]},{"id":"Z6Glb8tVG2hPYzGDWTP7","title":"BAB VIII. Kesimpulan dan Rekomendasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-viii.-kesimpulan-dan-rekomendasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"},{"id":"yYrUKO6kz9HCdVxYjGu5","title":"A. Kesimpulan","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-viii.-kesimpulan-dan-rekomendasi/a.-kesimpulan","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VIII. Kesimpulan dan Rekomendasi"}]},{"id":"5p90mgbQJYcUOEQgumhU","title":"B. Rekomendasi","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/bab-viii.-kesimpulan-dan-rekomendasi/b.-rekomendasi","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4","breadcrumbs":[{"label":"BAB VIII. Kesimpulan dan Rekomendasi"}]},{"id":"L6XQCN7TsHHR7XNxPQZz","title":"Daftar Pustaka","pathname":"/kajian-ketahanan-siber-manajemen-kerentanan/daftar-pustaka","siteSpaceId":"sitesp_5KJG4"}]}